Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Sejarah Futsal

Futsal dipopulerkan di Montevideo, Uruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani. Keunikan futsal mendapat perhatian di seluruh Amerika Selatan, terutamanya di Brasil. Ketrampilan yang dikembangkan dalam permainan ini dapat dilihat dalam gaya terkenal dunia yang diperlihatkan pemain-pemain Brasil di luar ruangan, pada lapangan berukuran biasa. Pele, bintang terkenal Brasil, contohnya, mengembangkan bakatnya di futsal. Sementara Brasil terus menjadi pusat futsal dunia, permainan ini sekarang dimainkan di bawah perlindungan Fédération Internationale de Football Association di seluruh dunia, dari Eropa hingga Amerika Tengah dan Amerika Utara serta Afrika, Asia, dan Oseania.
Pertandingan internasional pertama diadakan pada tahun 1965, Paraguay menjuarai Piala Amerika Selatan pertama. Enam perebutan Piala Amerika Selatan berikutnya diselenggarakan hingga tahun 1979, dan semua gelaran juara disapu habis Brasil. Brasil meneruskan dominasinya dengan meraih Piala Pan Amerika pertama tahun 1980 dan memenangkannya lagi pada perebutan berikutnya tahun pd 1984.
Kejuaraan Dunia Futsal pertama diadakan atas bantuan FIFUSA (sebelum anggota-anggotanya bergabung dengan FIFA pada tahun 1989) di Sao Paulo, Brasil, tahun 1982, berakhir dengan Brasil di posisi pertama. Brasil mengulangi kemenangannya di Kejuaraan Dunia kedua tahun 1985 di Spanyol, tetapi menderita kekalahan dari Paraguay dalam Kejuaraan Dunia ketiga tahun 1988 di Australia.
Pertandingan futsal internasional pertama diadakan di AS pada Desember 1985, di Universitas Negeri Sonoma di Rohnert Park, California. Futsal The Rule of The Game.

Sumber
READ MORE - Sejarah Futsal
Posted on 11.52 by Sukron and filed under , | 0 Comments »

Messi Bawa Barca Pecundangi Madrid

 Barcelona secara dramatis memenangkan trofi Supercopa setelah menundukkan Real Madrid dengan skor tipis 3-2 di Nou Camp, Kamis (18/8).
Bertindak sebagai tuan rumah Barcelona seakan menemukan kembali bentuk permainan mereka. Permainan tiki-taka yang menjadi ciri khas Barca perlahan mulai terlihat. Dan karuan saja tuan rumah menjadi tim yang pertama memimpin lewat kaki Andres Iniesta di menit ke-15. Lionel Messi dari tengah lapangan dengan cerdik memberikan umpan kepada Iniesta yang sudah lolos dari jebakan offside dan tinggal menaklukkan Casillas.

Meski tertinggal, Madrid memilih untuk tidak panik dan terus menekan pertahanan Barca. Tak lama kemudian usaha mereka membuahkan hasil. Kesalahan Pique yang terlalu lama menahan bola memberikan Madrid peluang dari sepak pojok. Bola hasil sepak pojok Ozil lantas dimanfaatkan oleh Benzema untuk mengirimkan bola kepada Cristiano Ronaldo yang berada di depan Valdes. Tanpa kesulitan bintang asal Portugal ini membawa timnya menyamakan skor di menit ke-20.

Permainan kembali hidup setelah kedudukan imbang. Barca mendapatkan peluang emas lewat tendangan melengkung Pedro yang masih bisa ditepis keluar lapangan oleh Casillas. Kemudian Madrid membalas lewat tendangan keras menyisir tanah Ozil yang bisa dipatahkan dengan sigap oleh Valdes.

Messi mendapatkan kesempatan bagus setelah menerima umpan terobosan dari Iniesta. Namun Pepe masih sigap menutup ruang tembak pemain asal Argentina tersebut.

Barca kembali memimpin berkat gol yang dicetak Lionel Messi yang bermain umpan satu-dua dengan Pique di dalam kotak penalti Madrid sebelum akhirnya mencungkil bola melewati Casillas di menit ke-43.

Awal babak kedua diwarnai dengan perselisihan yang melibatkan Marcelo dan Messi. Kaki Marcelo terlihat sengaja menendang Messi yang berada di sebelahnya ketika pemain Brasil tersebut melompat menyundul bola. Kedua kubu bersitegang memaksa wasit mengeluarkan 3 kartu kuning, 2 diantaranya untuk pemain Madrid.

Usai insiden tersebut tensi pertandingan menjadi memanas dan tempo permainan meningkat. Wasit pun jadi lebih sering meniup peluit dan mengeluarkan kartu kuning.

Di tengah panasnya tensi pertandingan, Real Madrid berhasil menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak Karim Benzema di menit ke-81. Sepak pojok Kaka menimbulkan kemelut di depan gawang Valdes yang kemudian dimanfaatkan Benzema untuk mencetak gol dari jarak dekat.

Fans Barcelona mendadak bergemuruh ketika Lionel Messi kembali membawa timnya unggul di menit ke-87. Skema permainan cantik Barcelona berhasil menempatkan Adriano di sisi kanan untuk kemudian mengirim bola yang diselesaikan dengan tendangan voli Messi menembus jala Casilas.

Insiden kembali terjadi di perpanjangan waktu babak kedua. Marcelo yang lepas kendali melakukan takling keras kepada Fabregas. Wasit memberikan kartu merah langsung kepada Marcelo dan kedua kubu bersitegang di tengah lapangan yang menyebabkan laga sementara terhenti.

Setelah sempat terhenti, akhirnya laga kembali dilanjutkan dan tak lama berselang wasit meniup peluit panjang. Barcelona meraih Trofi Supercopa mereka untuk ketiga kalinya berturut-turut.

Susunan Starter Kedua Tim:
Barcelona: Valdes; Dani Alves, Pique, Mascherano, Abidal, Sergio Busquets; Xavi, Iniesta; Pedro, Messi, Villa.

Real Madrid: Casillas; Ramos, Pepe, Carvalho, Coentrao; Xabi Alonso, Khedira; Di Maria, Ozil, Ronaldo; 

Sumber
READ MORE - Messi Bawa Barca Pecundangi Madrid
Posted on 09.25 by Sukron and filed under | 0 Comments »

Trofi Pertama Real Dari CR7 dan Mourinho

Jose Mourinho dan Cristiano Ronaldo akhirnya mempersembahkan trofi pertamanya bagi Real Madrid musim ini setelah timnya menang tipis atas Barcelona pada babak final Copa Del Rey, yang berlangsung di Stadion Mestalla, Kamis (21/4).Babak pertama dilalui kedua tim dengan minim peluang. Baik Barca dan Real lebih sering melakukan aksi protes daripada menciptakan kreasi serangan. Wasit Alberto Undiano Mallenco sering menjadi sasaran kerubungan kedua pemain untuk dimintai kartu.
Satu-satunya peluang emas di babak pertama ini didapatkan oleh Pepe di menit ke-43. Sebuah sundulan memanfaatkan umpan crossing Mesut Ozil masih membentur tiang gawang Blaugrana.
Pertandingan baru benar-benar berjalan di babak kedua. Jual beli serangan tercipta di babak ini. Seperti di dua El Clasico sebelumnya, tim Catalan lebih mendominasi jalannya laga.
Gol yang dinanti akhirnya tercipta di menit ke-68. Sebuah umpan terobosan Lionel Messi berhasil diselesaikan dengan baik oleh Pedro Rodriguez yang masuk dari sisi kiri. Mestalla bergemuruh oleh sukacita pendukung Barca. Namun hal itu terjadi hanya beberapa detik saja. Sebab, wasit Undiano menganulir gol itu karena Pedro sudah terjebak dalam posisi offside.
Gol tadi tak membuat Barcelona patah arang. Beberapa menit kemudian Messi mendapatkan peluang emas saat memanfaatkan umpan Dani Alves. Tak ingin menyia-nyiakannya Messi pun melepaskan tendangan, tapi masih bisa ditepis oleh Iker Casillas.
Messi kembali mendapatkan peluang emas saat laga memasuki menit ke-83. Ia lolos dan siap melepaskan tendangan dari sisi kiri. Beruntung Marcello lebih sigap dan mampu menghalangi usaha striker Barca itu.
Los Blancos baru benar-benar bangkit dari tekanan Barca menjelang laga usai. Dua peluang emas mereka dapatkan. Cristiano Ronaldo lolos dari jebakan offside saat menerima umpan Adebayor. Hanya karena terlalu lama, gol dari kaki CR7 urung tercipta. Sedetik sebelum ia menendang, tekel dari Alves masih bisa memblok bola tersebut. Peluang selanjutnya didapatkan Real melalui tendangan Angel di Maria, namun Pinto tampil gemilang. Ia terbang dan mampu melakukan penyelamatan gemilang.
Wasit Undiano kembali meniup peluit panjang, dan skor tanpa gol kembali mengiringi tiupan peluitnya itu. Juara pun harus ditentukan oleh babak extra time.
Kebangkitan Los Galacticos ternyata terus berlanjut di babak extra time. Setelah tendangannya hanya tipis di sisi kanan gawang Pinto di menit 98, Cristiano Ronaldo akhirnya keluar menjadi pahlawan beberapa menit kemudian. Tepat di menit ke-103, CR7 menciptakan gol sundulan memanfaatkan umpan Angel di Maria dari sisi kiri. Real unggul 1-0, dan laga masih berlanjut karena final menggunakan sistem silver goal.
Namun, hingga laga usai skor tersebut tak berubah dan trofi pertama dari Mourinho-CR7 tercipta malam ini. Bagi Real, ini adalah akhir puasa gelar Copa Del Rey yang terakhir mereka raih di tahun 1993. 

READ MORE - Trofi Pertama Real Dari CR7 dan Mourinho
Posted on 05.40 by Sukron and filed under | 0 Comments »

Sempurna, Madrid Tantang Barcelona

Real Madrid menyempurnakan langkah ke semifinal dengan kemenangan tipis 1-0 di kandang Tottenham Hotspur berkat gol tunggal Cristiano Ronaldo.Kemenangan di White Hart Lane, Kamis (14/4) pagi WIB ini membuat Madrid dipastikan bertemu Barcelona pada babak semifinal.
Beban harus menang lebih dari empat gol membuat Spurs tampil menyerang sejak menit awal. Namun peluang pertama justru didapat Real Madrid ketika tendangan kaki kiri Mesut Ozil dari dalam kotak penalti namun masih dapat digagalkan oleh kiper Spurs, Gomes.
Namun Spurs dengan dukungan publik White Hart Lane lebih mendominasi permainan melalui serangan-serangan dari sayap mengandalkan kecepatan Gareth Bale di kiri dan Aaron Lennon di kanan.
Peluang terbaik Spurs didapat saat bola muntah hasil tendangan Bale gagal dimanfaatkan Modric yang terjatuh di kotak penalti, namun wasit Nicola Rizzoli asal Italia tak menunjuk titik putih untuk Spurs.
Kecepatan Lennon menyisir sayap kanan pada menit 26 diakhiri dengan umpan silang mendatar yang gagal dimanfaatkan Pavlyuchenko, tendangan striker asal Rusia ini masih melambung.
Spurs kembali mengklaim penalti saat Pavlyuchenko dijatuhkan Raul Albiol ketika menerima umpan Bale, namun wasit tak menganggapnya sebagai sebuah pelanggaran.
Real Madrid yang mengandalkan serangan balik Ronaldo dan Ozil di lini tengah serta striker tunggal Adebayor jarang mengancam gawang Gomes. Satu-satunya peluang Adebayor adalah saat tendangannya melebar di kiri gawang Gomes.
Adebayor selalu mendapat teriakan dari fans Spurs setiap kali menguasai bola karena striker pinjaman dari Manchester City itu merupakan mantan pemain Arsenal yang notabene adalah rival klasik Tottenham di London Utara.

Cristiano Ronaldo bermain gemilang dan beberapa kali mengancam gawang Tottenham. (AP)
Gareth Bale sempat membobol gawang Casillas pada menit 37, namun gol dianulir wasit karena Luka Modric berada dalam posisi offside saat menerima umpan Assou-Ekoto.
Ricardo Carvalho menjadi pemain Madrid pertama yang kena kartu kuning setelah mengganjal Tom Huddlestone dan membuat bek asal Portugal itu harus absen pada pertandingan antar klub Eropa berikutnya.
Hingga babak pertama berakhir, skor tanpa gol tetap bertahan di White Hart Lane.
Lima menit babak kedua berjalan, Real Madrid unggul 1-0 setelah tendangan jarak jauh Cristiano Ronaldo dari jarak 30 meter gagal dihalau Gomes yang melakukan blunder dan bola justru masuk ke gawang sendiri.
Ini merupakan gol keempat Ronaldo dalam tiga pertandingan terakhirnya lawan Tottenham, yang membuat Spurs harus mencetak enam gol untuk lolos ke semifinal.
Masuknya Jermain Defoe pada menit 60 menggantikan Aaron Lennon langsung memberi tekanan pada Madrid saat tendangan kerasnya dari luar kotak penalti diblok Casillas dan menghasilkan tendangan penjuru.

Blunder Gomes yang menjadi satu-satunya gol di White Hart Lane. (GettyImages)
Pada menit ke 64, Jose Mourinho menarik keluar pencetak gol Cristiano Ronaldo dan memasukkan Kaka. Pemain asal Brasil itu langsung mengancam gawang Spurs pada menit ke 67 namun berhasil ditepis Gomes.
Beberapa kali Spurs mencoba menembus pertahanan Real Madrid melalui tendangan Defoe, Pavlyuchenko, dan Van der Vaart, namun selalu dimentahkan Casillas.
Memasuki injury time, Real Madrid berpeluang menggandakan keunggulan di kandang Tottenham, namun tendangan bebas Grenero tepat di luar kotak penalti Spurs hanya melambung tipis di atas gawang Gomes.
Hingga tiga menit tambahan waktu skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan Real Madrid sekaligus meloloskan Los Merengues ke semifinal dengan agregat 5-0 untuk menantang Barcelona.
Susunan pemain:
Tottenham: Gomez; Dawson, Gallas, Assou-Ekotto, Corluka; Modric (Kranjcar '82), Huddlestone (Sandro '70), Bale, Lennon (Defoe '60); Pavlyuchenko, Van der Vaart
Cadangan: Jenas, Cudicini, Kaboul, Bassong
Real Madrid: Casillas; Raul Albiol, Carvalho, Arbeloa, Sergio Ramos (Granero '56); Khedira (Benzema '74), Xabi Alonso, Marcelo, Ronaldo (Kaka '64); Adebayor, Ozil
Cadangan: Higuain, Garay, Adan, Di Maria
 
READ MORE - Sempurna, Madrid Tantang Barcelona
Posted on 09.53 by Sukron and filed under | 0 Comments »

Schalke Copot Mahkota Inter

Ambisi Inter Milan untuk mempertahankan mahkota juara Liga Champions akhirnya harus pupus. Kekalahan 1-2 dari tuan rumah Schalke 04 pada leg kedua, Kamis (14/4/2011) dini hari WIB, memaksa sang juara bertahan harus tersingkir.

Tuntutan mengejar defisit empat gol usai kalah 2-5 di leg pertama, membuat Inter langsung mengambil inisiatif serangan meski tampil di markas lawan, Veltins Arena. Duet Samuel Eto’o dan Diego Milito di lini depan bekerja mati-matian menciptakan teror di depan gawang Manuel Neuer. Namun, solidnya pertahanan Schalke yang digalang Christoph Metzelder membuat barisan depan Inter kesulitan.

Sementara di lain kubu, Schalke tetap tampil ngotot kendati tidak terlalu memaksakan diri dalam menyerang. Skuad besutan Ralf Rangnick lebih bermain sabar dan menunggu untuk melakukan serangan balik cepat, dengan mengandalkan duet Edu dan Raul Gonzalez.

Meski bermain sabar, namun justru Schalke mampu menciptakan peluan terlebih dulu. Memasuki menit ke-16, Raul mengancam gawang Julio Cesar setelah memanfaatkan umpan silang Jose Jurado. Sayang, tandukan mantan ikon Real Madrid tidak cukup ampuh sehingga masih mampu diamankan Cesar.

Inter yang memang tampil dengan beban besar terus mencoba melakukan tekanan. Memasuki menit ke-22, Eto’o mendapatkan peluang setelah berhasil menusuk dari sisi kanan gawang Neuer. Sayang, tembakan yang dilepaskannya masih mampu diblok pemain belakang Schalke dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Di tengah tekanan yang terus dilancarkan, Inter harus kecolongan lewat gol cantik Raul di menit ke-44. Berawal dari serangan balik cepat, Jurado mengirim umpan manis ke arah Raul yang bergerak diantara Lucio dan Andrea Ranocchia. Bomber gaek Spanyol itu pun langsung menggiring bola ke kotak penalti, lalu menggocek Julio Cesar dan melepaskan tembakan terarah ke gawang yang sudah tak bertuan. Skor 1-0 untuk Schalke menutup paruh pertama.

Memasuki babak kedua, Inter yang kini dituntut mencetak lima gol langsung menekan. Serangan demi serangan terus dirangkai skuad asuhan Leobardo Araujo. Upaya keras Inter akhirnya terbayar setelah Thiago Motta berhasil menaklukkan Neuer setelah meneruskan sundulan Lucio di menit 49. Skor 1-1 memberikan sedikit harapan buat Nerazzurri.

Publik Veltins Arena sempat bersorak ketika Benedikt Höwedes berhasil membawa Schalke kembali unggul lewat skema sepak pojok. Sayang, gol tersebut dianulir wasit yang menilainya telah berdiri dalam posisi offside sebelum melepaskan tembakan jarak dekat yang tak mampu diantisipasi Cesar.

Memasuki menit 65, para pemain Inter mulai tertekan karena masih harus mencetak empat gol dalam kurun waktu 25 menit tersisa. Alhasil, emosi pemain mulai tidak terkontrol. Insiden kecil pun sempat terjadi antara Douglas Maicon dan Kyriakos Papadopoulos.

Petaka bagi Inter akhirnya datang pada menit ke-81, ketika Benedikt Höwedes berhasil membawa Schalke unggul 2-1. Memanfaatkan umpan terobosan lambung Raul, Howedes berlari menyongsong bola untuk kemudian melepaskan tembakan keras yang tak mampu dibendung Cesar.

Dengan sisa waktu yang mungkin hanya 10 menit, rasanya Inter tidak mungkin berhasil membuat keajaiban dengan mencetak lima gol untuk bisa lolos ke semifinal. Benar saja, hingga wasit meniup peluit panjang, Inter justru tidak mampu menambah gol dan harus merelakan tiket menghadapi Manchester United di babak semifinal menjadi milik Schalke yang unggul dengan total agregat 7-3.

Susunan Pemain
Schalke:
Manuel Neuer, Benedikt Höwedes, Christoph Metzelder, Hans Sarpei, Atsuto Uchida, Kyriakos Papadopoulos, Joel Matip, Jose Jurado, Alexander Baumjohann, Eduardo Goncalves de Oliveira, Raúl

Inter Milan: Júlio César, Andrea Ranocchia, Lúcio, Thiago Motta, Yuto Nagatomo/Javier Zanetti (45’), Maicon, Wesley Sneijder/Coutinho (78’), Javier Zanetti, Dejan Stankovic/Goran Pandev (45’), Diego Milito, Samuel Eto'o

Sumber

READ MORE - Schalke Copot Mahkota Inter
Posted on 09.48 by Sukron and filed under | 0 Comments »

MU Atasi 10 Pemain Chelsea 2-1

Manchester United berhak melangkah ke semifinal Liga Champions usai menekuk Chelsea 2-1 di mana Chelsea menyudahi laga dengan 10 pemain. MU pun unggul 3-1 secara agregat.

Memainkan duel leg 2 perempatfinal di kandang sendiri, Old Trafford, Rabu (13/4/2011) dinihari WIB, MU unggul terlebih dahulu lewat gol Javier 'Chicharito' Hernandez di penghujung babak pertama.

Chelsea yang kehilangan Ramires yang diusir wasit di menit 71 sebenarnya sempat menyamakan skor lewat gol Didier Drogba. Tetapi gol Park Ji Sung mengunci kemenangan 'Setan Merah' jadi 2-1.

Dengan hasil ini, MU pun berhak untuk melaju ke semifinal berkat keunggulan agregat 3-1 karena di leg 1 Wayne Rooney dkk menang 1-0. Di sana, MU akan berjumpa Inter Milan atau Schalke 04.

Jalannya pertandingan
Kedua tim mencoba bermain dalam tempo cepat sejak menit pertama. Fernando Torres membuka peluang Chelsea di menit 12, tetapi tandukannya menyambut umpan Nicolas Anelka masih melebar.

Dua menit berselang, giliran Anelka yang mengancam, tetapi sepakan yang dilepaskan striker Prancis itu sedikit dari luar kotak penalti masih belum menemui sasarannya.

MU memperoleh peluang yang cukup apik lewat tendangan voli Rooney dari jarak 35 meter di menit 15. Namun bola bisa dikuasai kiper Chelsea, Petr Cech, dengan baik.

Pada menit 27, MU sebenarnya bisa menyarangkan gol ke gawang Cech lewat tandukan Chicharito menyambut umpan silang Rooney. Tetapi wasit menganulirnya karena Chicharito sudah off-side.

Tiga menit kemudian, Chelsea sudah sangat dekat dengan gol pembuka. Kali ini, Anelka lolos di sisi kiri lapangan MU dan kiper MU Edwin van der Sar dipaksa keluar sarang untuk merebut bola dari kaki Anelka dan menyapunya.

MU akhirnya memecah kebuntuan di menit 43. Berawal dari umpan 1-2 Ryan Giggs dengan John O'Shea di sayap kanan, Giggs lolos ke kotak penalti Chelsea dan melepas umpan silang yang disontek Chicharito jadi gol. MU 1, Chelsea 0.

Di awal babak kedua, Chelsea yang tertinggal berusaha meningkatkan level permainan. Di menit 50, Frank Lampard mencoba melepas tendangan jarak jauh, tetapi arahnya melebar.

Dua menit setelah peluang Lampard, giliran Florent Malouda yang mengarahkan si kulit bundar ke arah yang sama, di kanan gawang, dengan tendangan kaki kirinya.

Masuknya Didier Drogba membuat pertahanan MU sedikit kerepotan. Pada menit 57, Drogba menguasai bola di kotak penalti MU, berbalik badang dan menembak! Melebar dari gawang Van Der Sar.

Tepat saat marka waktu pertandingan menyentuh angka satu jam, Drogba kembali memperoleh peluang emas dari bola mati. Tapi kali ini tendangan bebas Drogba bisa ditepis Van Der Sar dengan jitu.

MU bukannya tanpa peluang. Pada menit 68, Nani melepas tembakan tepat dari luar kotak penalti tetapi Cech dengan sigap menjatuhkan badan ke kiri untuk menepisnya.

Bencana bagi Chelsea! Tim London barat itu harus bermain dengan 10 orang sejak menit 71 ketika Ramires memperoleh kartu kuning kedua setelah melanggar Nani dari belakang.

Tetapi Chelsea tak mudah menyerah. Drogba yang menguasai bola dengan dikawal Patrice Evra berbalik badan lagi dan kali ini tembakannya bisa dipeluk Van Der Sar.

Chelsea menyalakan harapan untuk menang dan lolos ketika tendangan kaki kanan Drogba dari dalam kotak penalti sukses menggetarkan jala Van Der Sar. MU 1, Chelsea 1 dan agregat masih 2-1 buat MU.

Tapi tak sampai semenit, MU kembali unggul lewat gol Park. Menerima umpan panjang dari Giggs, tendangan kaki kiri pemain Korea Selatan itu tak mampu dicegah Cech masuk ke gawangnya.

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, keunggulan 2-1 MU bertahan dan juara tahun 2008 itu pun berhak ke empat besar.

Susunan pemain
MU: Van der Sar, O'Shea, Ferdinand, Vidic, Evra, Nani (Valencia 75), Carrick, Giggs, Park, Rooney, Hernandez

Chelsea: Cech, Ivanovic, Terry, Alex (Ferreira 82), Cole, Ramires, Lampard, Essien, Malouda, Anelka (Kalou 61), Torres (Drogba 46)



READ MORE - MU Atasi 10 Pemain Chelsea 2-1
Posted on 09.45 by Sukron and filed under | 0 Comments »

Messi Muluskan Barca ke Semifinal

Sebuah gol Lionel Messi memberi Barcelona kemenangan 1-0 atas Shakhtar Donetsk di leg kedua perempatfinal Liga Champions. The Catalans pun melenggang mulus ke semifinal dengan keunggulan agreat 6-1.

Barcelona datang ke Donbass Arena, Rabu (13/4/2011) dengan membawa bekal lebih dari cukup setelah memetik kemenangan 5-1 di pertandingan pertama. Meski Shakhtar dikenal punya statistik bagus di kandang, toh Xavi Hernandes cs tetap mampu memetik kemenangan tipis dengan skor 1-0.

Gol semata wayang tersebut dibuat Messi di menit 43. Tambahan satu gol itu membuat skuad besutan Josep Guardiola berhak atas tiket ke semifinal dengan keunggulan agregat mencolok 6-1.

Di babak empat besar Barca akan menghadapi pemenang laga antara Real Madrid vs Tottenham Hotspur. El Real kini dalam posisi diunggulkan menyusul kemenangan 4-0 pada pertemuan pertama di Santiago Bernabeu.

Jalannya Pertandingan

Barcelona dapat perlawanan ketat dari tuan rumah di awal laga. Di menit delapan gawang Barca terancam saat tendangan Douglas Costa meneruskan umpan Jadson masih bisa diblok Victor valdes.

Enam menit berselang duo Costa-Jadson kembali menguji pertahanan Barca, kali ini Valdes dengan sigap menangkap sepakan keras Jadson yang mengarah tepat padanya.

Skuad besutan Josep Guardiola kemudian mencoba membangun serangan, salah satunya melalui sepakan jarak jauh Xavi Hernandez yang masih melayang di atas sasaran. Namun setekah itu Shakhtar lagi-lagi punya peluang bikin gol saat tendangan Henrik Mkhitaryan arahnya tepat ke pelukan Valdes.

Peluang terbaik Barcelona datang di menit 30 saat upaya Ibrahim Afellay menceploskan bola ke dalam gawang usai menerima umpan panjang Adriano masih bisa dihalau Yaroslav Rakitskiy di muka gawang. Semenit berselang Messi berhadapan satu lawan satu dengan Pyatov, usahanya mencungkil bola terbaca dengan baik oleh sang kiper.

Setelah sepakan Afellay di menit 40 mampu ditinju Pyatov, Barca akhirnya lebih dulu unggul saat laga masuk menit 43. Mendapat umpan dari Daniel Alves, Messi dengan tenang mengontrol bola untuk kemudian melepaskan tendangan yang bersarang di gawang. 1-0 Barca unggul.

Berbeda dengan babak pertama, di awal babak kedua tuan rumah seperti kehilanga daya juangnya. Keharusnya mencetak tujuh gol untuk menjaga peluang lolos jelas tugas yang sangat sulit.

Hal inilah yang kemudian membuat Barcelona nyaris menggandakan keunggulan di menit 59. Bermula dari aksi individu Messi yang melewati dua pemain lawan, umpan yang dia lepaskan mampu disambar dengan sempurna oleh Afellay, meski masih mampu dihadang kiper Pyatov. Upaya rebound Alves juga tak membuahkan hasil.

Shakhtar nyaris menyamakan kedudukan melalui Mkhitaryan di menit 63. Namun Valdes tampil membuat penyelamatan gemilang yang menghindarkan gawangnya dari kebobolan.

Pyatov membuat kesalahan di menit 80 saat dia justru memberi bola pada Messi. Shakhtar beruntung sepakan Pedro Rodrigues, yang dapat sodoran bola dari Messi, masih melenceng dari sasaran.

Di sisa waktu pertandingan tak ada gol tambahan tercipta. Skor 1-0 untuk keunggulan Barcelona bertahan hingga laga tuntas.

Susunan Pemain

Shakhtar Donetsk: 30-Andriy Pyatov; 32-Mykola Ishchenko, 14-Vasyl Kobin, 44-Yaroslav Rakitskiy, 13-Vyacheslav Shevchuk; 3-Tomas Hubschman (Fernandinho '75); 20-Douglas Costa (Eduardo '58), 8-Jadson, 10-Willian; 22-Henrik Mkhitaryan, 9-Luiz Adriano (Marcelo Moreno '66)

Barcelona: 1-Victor Valdes; 2-Daniel Alves, 3-Gerard Pique (Gabriel Milito '70), 16-Sergio Busquets, 21-Adriano Correia; 14-Javier Mascherano, 6-Xavi (Pedro'66), 15-Seydou Keita; 20-Ibrahim Afellay, 10-Lionel Messi, 7-David Villa (Jeffren '75)
 
READ MORE - Messi Muluskan Barca ke Semifinal
Posted on 09.41 by Sukron and filed under | 0 Comments »

Vettel Ingin Momentum Sepang Tetap Terjaga

Pembalap Red Bull, Sebastian Vettel berhasil menjuarai balapan Formula 1 seri Sepang, Malaysia, Minggu, 10 April 2011. Ini merupakan kemenangan kedua secara berturut-turut Vettel pada musim ini.

Start dari posisi terdepan Vettel berhasil finish di posisi pertama pada balapan yang digelar di sirkuit Sepang, Malaysia, sore tadi. Di seri pertama di Australia, Vettel juga berhasil menjadi yang terdepan.

Vettel menyambut gembira kemenangan yang telah diraihnya. Namun Vettel tak ini jumawa dan meminta timnya untuk tetap tetap konsentrasi terhadap seri demi seri yang masih tersisa pada balapan musim ini.

"Menurut saya, dibanding semua yang ada, kami setidaknya bisa bergembira untuk menikmati hari ini dan mencoba untuk menjaga momentum ini tetap berlanjut hingga seri berikutnya," kata Vettel kepada Autosport.

"Tidak ada yang lebih baik dari hari ini, namun perjalanan masih sangat panjang. Banyak poin yang masih bisa dikejar, jadi kami harus tetap berpijak ke bumi," lanjut pembalap asal Jerman itu.

Pada balapan di Sepang, Malaysia, Vettel sebenarnya kembali bermasalah dengan sistem KERS pada mobilnya. Pasalnya, sistem yang telah membantunya meraih pole itu tak berjalan maksimal.

"Sejujutnya, kami berjalan tidak sesuai rencana. Namun KERS kembali sehingga kami harus menghidupkan dan mematikannya selama balapan. Ini adalah sesuatu yang masih menjadi perhatian kami," kata Vettel.

"Hari ini kami start tanpa menggunakan KERS, kami telah berada di posisi yang berbeda. Kami punya sedikit masalah dan kami mematikannya dan kemudian kembali menyalakannya," pungkas Vettel.
READ MORE - Vettel Ingin Momentum Sepang Tetap Terjaga
Posted on 08.04 by Sukron and filed under | 0 Comments »

Kualifikasi GP Malaysia Vettel Pole Lagi

Sebastian Vettel meraih pole keduanya musim ini dengan tampil sebagai yang tercepat di sesi kualifikasi GP Malaysia. Sedangkan posisi kedua menjadi milik Lewis Hamilton.

Pada sesi kualifikasi di Sepang yang berakhir Sabtu (9/4/2011) sore WIB, Vettel mencetak waktu tercepat satu menit 34,870 detik di saat-saat terakhir guna mematahkan waktu tercepat Hamilton yang terpaut 0,104 detik saja.

Bagi Vettel ini adalah pole yang kedua di musim ini. Sebelumnya di seri pembuka di GP Australia, pembalap Jerman ini juga tampil sebagai yang tercepat.

Mark Webber menegaskan dominasi Red Bull di barisan terdepan dengan mencatatkan waktu terbaik ketiga dengan satu menit 35,179 detik. Diikuti Jenson Button dengan waktu satu menit 35,200 detik.

Penampilan kurang oke Ferrari di sesi latihan bebas berlanjut di sesi kualifikasi. Fernando Alonso bakal start di urutan kelima sedangkan Felipe Massa berada dua grid di belakangnya.

Renault mendapat hasil cukup lumayan dengan menempatkan Nick Heidfield di urutan enam dan Vitaly Petrov di urutan delapan.

Hasil lengkap Kualifikasi GP Malaysia:

Posisi - Nama Pembalap - Tim - Catatan Waktu
1. Sebastian Vettel Germany Red Bull-Renault 1m 34.870s
2. Lewis Hamilton Britain McLaren-Mercedes 1m 34.974s
3. Mark Webber Australia Red Bull-Renault 1m 35.179s
4. Jenson Button Britain McLaren-Mercedes 1m 35.200s
5. Fernando Alonso Spain Ferrari-Ferrari 1m 35.802s
6. Nick Heidfeld Germany Renault-Renault 1m 36.124s
7. Felipe Massa Brazil Ferrari-Ferrari 1m 36.251s
8. Vitaly Petrov Russia Renault-Renault 1m 36.324s
9. Nico Rosberg Germany Mercedes-Mercedes 1m 36.809s
10. Kamui Kobayashi Japan Sauber-Ferrari 1m 36.820s

11. Michael Schumacher Germany Mercedes-Mercedes 1m 37.035s
12. Sebastien Buemi Switzerland Toro Rosso-Ferrari 1m 37.160s
13. Jaime Alguersuari Spain Toro Rosso-Ferrari 1m 37.347s
14. Paul di Resta Britain Force India-Mercedes 1m 37.370s
15. Rubens Barrichello Brazil Williams-Cosworth 1m 37.496s
16. Sergio Perez Mexico Sauber-Ferrari 1m 37.528s
17. Adrian Sutil Germany Force India-Mercedes 1m 37.593s

18. Pastor Maldonado Venezuela Williams-Cosworth 1m 38.276s
19. Heikki Kovalainen Finland Lotus-Renault 1m 38.645s
20. Jarno Trulli Italy Lotus-Renault 1m 38.791s
21. Timo Glock Germany Virgin-Cosworth 1m 40.648s
22. Jerome d'Ambrosio Belgium Virgin-Cosworth 1m 41.001s
23. Vitantonio Liuzzi Italy HRT-Cosworth 1m 41.549s
24. Narain Karthikeyan India HRT-Cosworth 1m 42.574s
 
READ MORE - Kualifikasi GP Malaysia Vettel Pole Lagi
Posted on 03.06 by Sukron and filed under | 0 Comments »

MU Pecundangi Chelsea di Stamford Bridge

Menjamu Setan Merah di Stadion Stamford Bridge, Kamis (7/4/2011) dinihari WIB dalam laga leg pertama babak perempat final Liga Champions, The Blues langsung tampil meneyrang sejak awal laga. Umpan-umpan pendek dengan bertumpu pada tusukan Yuri Zhirkov dari sisi kiri menjadi andalan pasukan arahan Carlo Ancelotti itu untuk membobol gawang tim tamu.Sementara, tim tamu hanya sesekali melancarkan serangan dengan memanfaatkan kecepatan duet penyerang Wayne Rooney dan Chicharito.
Terus menyerang, The Blues justru dikejutkan oleh gol MU melalui skema serangan balik di menit ke-24. Ryan Giggs yang berdiri bebas di sayap kiri mengirim umpan silang mendatar yang langsung disambut tendangan first time mendatar Rooney ke pojok kanan gawang. MU unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, pasukan Stamford Bridge semakin bernafsu dalam melakukan penyerangan guna bisa menyamakan kedudukan. Tercatat, tiga peluang emas mereka dapatkan dalam interval sepuluh menit menjelang berakhirnya babak pertama. Namun, penyelesaian akhir yang buruk menjadi kendala The Blues dalam menjebol jala tim tamu. Babak pertama berakhir dengan keunggulan 1-0 tim tamu.
Chelsea mencoba bermain lebih agresif di babak kedua. Kerjasama antara duet Drogba dan Fernando Torres kali ini terlihat lebih padu ketimbang di babak pertama.
Drogba memiliki peluang emas di menit ke-57. Umpan silang Michael Essien dari sisi kanan disambut tendangan salto oleh pemain berdarah Pantai Gading itu. Sayang, arah tendangan Drogba masih sedikit menyamping di sisi kanan gawang Van Der Saar.
Untuk menambah daya gedor timnya, pelatih Chelsea Carlo Ancelotti memasukkan Nikolas Anelka dan Florent Malouda menggantikan Yuri Zhirkov dan Didier Drogba. Masuknya kedua pemain itu membuat pola penyerang The Blues menjadi lebih hidup. Kemampuan Malouda dalam menyisir sayap kiri dan kecepatan Anelka seringkali membahayakan pertahanan tim tamu.
Peluang terbaik Chelsea di pertandingan ini hadir di menit ke-74 melalui Fernando Torres. Umpan silang Malouda disambut tandukan keras oleh Torres. Akan tetapi, Van Der Sar dengan gemilang berhasil menepisnya.
Hingga pertandingan berakhir, tak ada tambahan gol tercipta. Hasil ini tentu saja sungguh mengecewakan bagi Chelsea. Pasalnya, The Blues harus menang setidaknya 2-0 di markas MU, Stadion Old Trafford, di laga leg kedua.
Susunan Pemain

Chelsea: 1-Petr Cech; 17-Jose Bosingwa (John Obi Mikel '78), 2-Branislav Ivanovic, 26-John Terry, 3-Ashley Cole; 7-Ramires, 8-Frank Lampard, 5-Michael Essien, 18-Yuri Zhirkov (Florent Malouda '70); 11-Didier Drogba (Nicolas Anelka '70), 9-Fernando Torres.

Manchester United: 1-Edwin van der Sar; 21-Rafael da Silva (Nani '51), 15-Nemanja Vidic, 5-Rio Ferdinand, 3-Patrice Evra; 25-Antonio Valencia, 16-Michael Carrick, 11-Ryan Giggs, 13-Park Ji-sung, 14-Javier Hernandez (Dimitar Berbatov '78), 10-Wayne Rooney.

Sumber
READ MORE - MU Pecundangi Chelsea di Stamford Bridge
Posted on 04.18 by Sukron and filed under | 0 Comments »

Satu Kaki Barca di Semifinal

Barcelona tampil dominan di kandang sendiri kala menghadapi Shakhtar Donetsk. Barca menang 5-1 dan satu kaki mereka kini sudah menapak di babak semifinal Liga Champions.


Skor 5-1 yang diraih Barca setidaknya sangat memudahkan mereka untuk laga kedua di kandang Shakhtar. Los Blaugranas memang belum pasti lolos, tapi angka telak itu setidaknya sudah memberikan bayangan tempat di semifinal.

Dalam laga ini, Barca tampil dominan sejak babak pertama dan tampak nyaman memainkan permainan mereka seperti biasanya. Mulai dari penguasaan bola, operan, hingga jumlah tembakan ke gawang, Barca mengungguli Shakhtar.

Jalannya Pertandingan

Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Camp Nou, Kamis (7/4/2011) dinihari WIB, Barca unggul setelah Lionel Messi melakukan pergerakan di dekat pertahanan Shakhtar. Bintang asal Argentina itu kemudian mengirimkan operan kepada Andres Iniesta.

Bola sempat membentur bek Shakhtar sebelum akhirnya jatuh di kaki Iniesta. Lewat sebuah sepakan, gelandang asal Spanyol itu melepaskan sepakan ke tiang dekat dan gol! Barca 1, Shakhtar 0.

Barca memperbesar keunggulan ketika laga memasuki menit 34. Kali ini giliran Iniesta yang menjadi arsiteknya.

Umpan terobosannya kepada Dani Alves diselesaikan oleh bek asal Brasil itu dengan sebuah tendangan kaki kanan dari jarak dekat. Bola pun bersarang di tengah gawang Shakhtar. Barca unggul 2-0.

Statistik menunjukkan bahwa Barca benar-benar mendominasi jalannya babak pertama ini. Los Cules melepaskan 10 tembakan dengan empat di antaranya on target. Sementara Shakhtar hanya tiga dan tak satu pun yang mengarah ke gawang.

Barca juga memenangi penguasaan bola dengan persentase 70:30.

Barca pun mengawali di babak kedua dengan meyakinkan. Memasuki menit ke-53, pasukan arahan Josep Guardiola ini memimpin 3-0 atas tim tamu.

Gol ketiga Barca diciptakan oleh Gerard Pique. Xavi Hernandez menjadi pendulang assist untuk gol ini setelah umpan silangnya ke dalam kotak penalti disambar oleh Pique dengan sepakan kaki kanan.

Shakhtar kemudian mempertipis kedudukan menjadi 1-3 di menit 59. Umpan dari Darijo Srna diterima oleh Yaroslav Rakitskiy di dalam kotak penalti. Nama terakhir kemudian melepaskan sebuah sepakan kaki kiri dan Victor Valdes tak mampu menghalau tembakannya.

Namun, kedudukan 1-3 itu hanya bertahan satu menit. Tepat pada menit 60, Barca kembali mencetak gol dan kembali mengubah skor menjadi 4-1.

Umpan Lionel Messi kepada Seydou Keita disambut dengan sepakan kaki kiri. Andriy Pyatov tak mempau menghadang bola yang akhirnya masuk ke pojok kiri atas gawangnya.

Lima menit menjlang laga usai, keunggulan itu kian bertambah setelah Xavi kini giliran menjadi pencetak gol. Dani Alves patut mendapatkan kredit setelah menggiring bola, mengecoh bek Shakhtar dan akhirnya melepaskan umpan kepada Xavi.

Xavi tinggal menceploskan bola ke gawang Shakhtar. Barca unggul 5-1 dan kedudukan tersebut bertahan sampai pertandingan berakhir.

Di akhir pertandingan, Barca tercatat memenangi penguasaan bola dengan persentase 70:30. Secara total mereka melepaskan 19 tembakan, di mana 10 di antaranya on target. Shakhtar hanya melepaskan lima tembakan dan hanya satu yang tepat sasaran.

Susunan Pemain

Barcelona: 1-Victor Valdes; 2-Daniel Alves, 3-Gerard Pique, 16-Sergio Busquets, 21-Adriano Correia (19-Maxwell 77); 14-Javier Mascherano, 6-Xavi, 15-Seydou Keita; 8-Andres Iniesta (20-Ibrahim Afellay 90+1), 10-Lionel Messi, 7-David Villa (17-Pedro 70).

Shakhtar Donetsk: 30-Andriy Pyatov; 33-Darijo Srna, 32-Mykola Ishchenko, 44-Yaroslav Rakitskiy, 26-Razvan Rat; 3-Tomas Hubschman (11-Eduardo 82); 20-Douglas Costa, 8-Jadson (7-Fernandinho 70), 10-Willian (29-Alex Teixeira 75); 22-Henrik Mkhitaryan, 9-Luiz Adriano.

Sumber
READ MORE - Satu Kaki Barca di Semifinal
Posted on 04.10 by Sukron and filed under | 0 Comments »

Luar Biasa, Schalke Tumbangkan Inter

Schalke 04 membuat kejutan. Mereka sukses mengalahkan Inter Milan di laga leg pertama babak perempat final Liga Champions dengan skor telak 5-2.Menjamu Schalke di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (6/4/2011) dinihari WIB, Inter langsung tampil menyerang guna mendapatkan gol cepat di awal laga.
Permainan umpan-umpan pendek dengan tempo tinggi menjadi andalan Nerazzurri untuk menjebol jala tim tamu. Hasilnya langsung mereka petik kala pertandingan baru berjalan 27 detik. Tendangan keras Dejan Stankovic dari luar kotak penalti tak mampu dihalau penjaga gawang Manuel Neuer.
Tak perlu menunggu lama, Schalke sukses menyamakan kedudukan di menit ke-17. Memanfaatan sepak pojok Jefferson Farfan, Joel Matip yang tak terkawal melepaskan tendangan keras dari jarak dekat yang tak ammu dihalau kiper Inter Julio Cesar.
Namun, Inter kembali unggul di menit ke-33 melalui gol Diego Milito. Penyerang berkebangsaan Argentina itu melepaskan tendangan keras setelah memanfaatkan umpan tandukan Esteban Cambiasso. Skor berubah menjadi 2-1.
Saat pertandingan babak pertama menyisakan lima ment lagi, Schalke kembali sukses menyamakan kedudukan. Tendangan keras Edu dari skema serangan balik memaksa Cesar memungut bola dari dalam gawangnya sebanyak dua kali. Babak pertama berakhir imbang 2-2.
Schalke mencoba untuk tampil lebih agresif di babak kedua. Gaya permainan cepat kolektif khas Jerman mereka peragakan untuk membongkar pertahanan ketat tim tuan rumah.
Hasilnya, baru delapan menit pertandingan babak kedua bergulir, Schalke kembali berhasil mecetak gol melalui Raul Gonzales. Memanfaatkan umpan silang Farfan, Raul melepas tendangan keras dari jarak dekat ke pojok kanan gawang yang tak mampu dihalau kiper Julio Cesar. Schalke unggul 3-2.
Gol itu membangkitkan semangat pasukan wakil Jerman itu untuk terus menggempur pertahanan Inter. empat menit berselang, Schalke kembali menambah pundi-pundi golnya melalui gol bunuh diri Andrea Ranocchia. Berawal dari sebuah set piece tendangan bebas, Ranocchia yang bermaksud menghalau bola justru menceploskan bola ke dalam gawang sendiri. Schalke unggul 4-2.
Inter semakin terpuruk tatkala Christian Chivu harus diusir keluar lapangan pertandingan setelah mendapatkan kartu kuning kedua akibat melanggar Edu.
Edu menyarangkan gol keduanya di pertandingan ini pada menit ke-75. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti bersarang mulus ke pojok kanan gawang Inter Milan.
Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, skor 5-2 tetap tak berubah. Dengan hasil ini, Inter setidaknya harus menang dengan agregat empat gol di laga leg kedua yang akan berlangsung di markas Schalke.
Susunan Pemain:
INTER MILAN: Julio Cesar, Cristian Chivu, Andrea Ranocchia, Javier Zanetti, Maicon, Thiago Motta (Yuto Nagatomo 76'), Wesley Sneijder, Esteban Cambiasso, Dejan Stankovic (Housseine Kharja '24) (Ivan Cordoba 63'), Samuel Eto'o, Diego Milito

SCHALKE: Manuel Neuer, Benedikt Howedes, Joel Matip, Hans Sarpei, Atsuto Uchida, Jose Jurado (Julian Draxler 83'), Kyriakos Papadopoulos, Alexander Baumjohann (Lukasz Scmitz 77'), Jefferson Farfan, Eduardo de Oliveira, Raul (Ali Karimi 88')

Sumber
READ MORE - Luar Biasa, Schalke Tumbangkan Inter
Posted on 08.22 by Sukron and filed under | 0 Comments »

Madrid Beri Tottenham Mimpi Buruk

Real Madrid sukses menghadirkan mimpi buruk bagi Tottenham Hotspur di laga leg pertama perempat final Liga Champions. Los Blancos menang dengan empat gol tanpa balas.Mimpi buruk, mungkin itulah kata yang pantas disematkan untuk permainan Tottenham di babak pertama leg pertama babak perempat final Liga Champions menghadapi Madrid yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (6/4/2011) dinihari WIB.
Alih-alih bermain agresif untuk mencetak gol cepat, Tottenham justru dikejutkan lewat gol cepat Madrid saat pertandingan baru memasuki menit keempat. Memanfaatkan umpan sepak pojok Angel Di Maria, Emmanuel Adebayor yang tak terjaga menyundul bola dengan keras dan tak mampu dihalau dengan sempurna penjaga gawang Tottenham Gomez.
Setelah gol itu, mental bertanding pasukan Tottenham langsung runtuh. Pasukan asuhan Harry Redknapp itu terus menerus mendapat tekanan Madrid. Sementara, kubu Madrid terlihat semakin percaya diri dalam melakukan penyerangan.
Petaka menimpa Tottenham kala pertandingan baru memasuki menit kesepuluh. Penyerang jangkung Peter Crouch diusir wasit keluar lapangan setelah mendapatkan kartu kuning kedua akibat melanggar keras Marcello.
Peluang terbaik Tottenham di babak pertama lahir dari kaki Gareth Bale di menit ke-30. Setelah melakukan penetrasi dari sisi kiri dengan melewati dua pemain bertahan Madrid, pemain berkebangsaan Wales itu melepaskan tendangan keras yang sayangnya masih menyamping di sisi kanan gawang Iker Casillas.
Babak pertama berakhir dengan keunggulan satu gol Madrid.
Madrid mencoba bermain sabar di babak kedua. Mereka memainkan umpan-umpan dari kaki ke kaki dengan tempo lambat untuk memancing para pemain Tottenham keluar dari sarangnya.
Baru tujuh menit laga babak kedua berlangsung, Madrid sukses memperlebar keunggulannya menjadi 2-0 lewat torehan gol Emmanuel Adebayor.
Memanfaatkan umpan silang terukur Marcello dari sisi kiri, tandukan pemain berdarah Togo itu bersarang mulus di pojok kanan gawang Gomes. Madrid memimpin 2-0.
Tottenham yang terus menerus mendapatkan tekanan tak mampu berbuat banyak di pertandingan ini, apalagi mereka hanya berman dengan sepuluh pemain. Mereka dipaksa tampil bertahan di sepanjang babak kedua.
Terus-menerus bertahan, gawang Tottenham akhirnya kembali jebol. Angel Di maria sukses menyarangkan gol ketiga Madrid di menit ke-72. Madrid kini ungggul jauh dengan tiga gol.
Untuk menambah daya dobrak, pelatih Jose Mourinho memasukkan Kaka dan Gonzalo Higuain menggantikan Ozil dan di Maria.
Sentuhan pertama Kaka langsung berbuah gol keempat Madrid. Umpan silangnya dari sayap kiri disambut dengan tendangan first time keras ke pojok kanan gawang yang tak mampu diselamatkan Gomes. Hingga pertandingan berakhir, skor 4-0 bagi keunggulan Madrid tetap tak berubah.
Hasil ini tentu saja sangat mengecewakan bagi kubu Tottenham. Pasalnya, mereka harus menang dengan selisih lima gol di laga leg kedua yang akan berlangsung di markas mereka, Stadion White Heart Lane, jika ingin lolos ke babak semifinal.
Susunan pemain
Madrid: Casillas; Ramos, Pepe, Carvalho, Marcelo; Xabi Alonso, Khedira (Lass 61); Di Maria (Kaka 77), Ozil, Ronaldo; Adebayor (Higuain 74)

Spurs: Gomes; Corluka (Bassong 80), Gallas, Dawson, Assou-Ekotto; Lennon, Sandro, Modric, Bale; Van Der Vaart (Defoe 46); Crouch

Sumber
READ MORE - Madrid Beri Tottenham Mimpi Buruk
Posted on 08.14 by Sukron and filed under | 0 Comments »
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...